Sunday, 10 April 2016

Hati Manusia

Tingkatan Hati Manusia

Hati kita sejatinya memiliki beberapa tingkatan (arab: maqam). Tingkatan ini bukanlah secara dhohir (tampak), tapi bathin. Adapun beberapa tingkatan hati adalah sebagai berikut (dari yang terdekat/terluar). 

1. Bashiroh (mata hati/the eye of heart) ~ membedakan baik/buruk
Ini adalah bagian/tingkatan terluar hati. Tugas dari bashiroh adalah mendeteksi baik/buruk suatu perbuatan. Korupsi itu buruk. Bersedekah itu baik. Yang tahu itu baik/buruk adalah bashiroh.

2. Dhomir (moral) ~ mengerjakan atau tinggalkan
Kedalam lagi, ada dhomir yang berfungsi untuk menggerakkan agar kita mengerjakan atau meninggalkan suatu perbuatan. Yuk bersedekah. Jangan korpusi. Yang bilang kerjakan/tinggalkan adalah dhomir.

3. Fuad (hakim) ~ menghakimi apakah kita baik/buruk
Semakin kedalam lagi, ada fuad (hakim). Tidak ada suap-menyuap dalam bagian ini. Contoh: bashiroh mengatakan korupsi itu tidak baik lalu dhomir menyuruh kita untuk meninggalkannya. Nah, fuad akan bilang bahwa anda orang baik. Contoh lain: kata bashiroh mengatakan korupsi itu tidak baik lalu dhomir malah menyuruh kita untuk tidak meninggalkannya. Nah, fuad akan bilang bahwa anda bukan orang baik.

4. Sirr (misteri) ~ mengetahui misteri dalam hati
Terus kedalam, ada sirr (misteri). Contoh: adanya flu burung itu bukan hanya disebabkan oleh virus, tapi ada ‘hal lain’ yang masih misteri. ‘Hal lain’ tersebut bisa dilihat dan dirasakan oleh orang-orang yang tingkatan hatinya sudah sampai sirr. Artinya, bagian hati ini sudah aktif/berfungsi. Orang-orang tersebut adalah auliyaullah.
5. Lathifah (perangkat lunak) ~ mengakses informasi di lauhul mahfudz

Bagian hati paling dalam adalah lathifah. Bahasa gampangnya adalah internet. Bagian ini dapat mengakses berbagai informasi di lauhul mahfudz. Inilah tingkatan paling mulia.

Related Articles

0 comments:

Powered by Blogger.
There was an error in this gadget

Followers